Kolaborasi Tanamkan Siswa Berjiwa Wirausaha

PENGARAHAN. Fasilitator Pendidikan Vokasi Dr Cucu Sutianah MPd memberikan materi tranformasi model pembelajaran collaborative teaching and learning berbasis life skill kepada kepala SMA/SMK/SLB di SMAN 10 Tasikmalaya, Selasa (8/12/2020).

TASIK – Kantor Cabang Dinas KCD Pendidikan Wilayah XII Tasikmalaya bekerja sama dengan Universitas Siliwangi dan SMAN 10 Tasikmalaya.

Mereka melaksanakan sosialisasi dan implementasi model pembelajaran collaborative teaching and learning berbasis life skill di SMA/SMK/SLB.

Kepala Seksi Pelayanan Pendidikan Kantor Cabang Dinas Pendidikan Wilayah XII Tasikmalaya Dedi Suryadin SPd MPd menyebutkan sebanyak 15 SMA/SMK/SLB di Tasikmalaya diberikan sosialisasi tersebut untuk terciptanya kolaborasi.

Manfaatnya SMA/SLB bisa belajar kepada SMK dalam mendidik siswa berwirausaha, sehingga terciptanya generasi muda yang memiliki semangat berkarya, produktif, berwirausaha dan berkarakter.

“Menatap masa distrupsi ini perlu adanya kolaborasi antara SMA/SMK/SLB. Tujuannya saling kerja sama, SMK memberikan pemahaman dan praktik kevokasian ke SMA/SLB sehingga melahirkan generasi muda yang berjiwa kewirausahaan dan memiliki keprofesian dalam keprofesionalannya,” kata Dedi kepada Radar, di SMAN 10 Tasikmalaya, Selasa (8/12/2020).

“Artinya bisa mencetak sumber daya manusia yang kompeten dan mempunyai etika seperti rajin, jujur, disiplin, dan komunikatif,” ujarnya.

Manfaat kolaboratif ini, sambung Dedi, merupakan konsep mengadopsi karakter pembelajaran SMK untuk memaksimalkan program Pendidikan Prakarya dan kewirausahaan (PKWU) pada Kurikulum 2013 yang ada di SMA/SLB.

Dengan begitu pembelajaran nilai-nilai kewirausahaan yang ada di SMK bisa diintegrasikan ke dalam pengajaran dan pembelajaran di SMA/SLB, seperti; pendidikan dan latihan kewirausahaan atau dimagangkan.

Maka dari itu, bisa menarik perhatian siswa SMA/SLB untuk termotivasi aktif dan kreatif menanamkan nilai-nilai kewirausahaan dengan menerapkan dalam kehidupan sehari-hari, baik secara langsung atau tidak langsung.

“Sebetulnya konsep kolaboratif SMK dengan SMA/SLB ini belum ada dari Kemendikbud. Namun perlu dicoba sehingga program PKWU berada di SMA/SLB ini bisa berkelanjutan atau membumi.

Seperti guru Bahasa Indonesia di SMA mengajarkan cara komunikasi pemasaran dan guru agama karakternya,” kata dia menjelaskan.

Hasil kolaborasi dengan lintas satuan pendidikan membuat sekolah bisa saling melengkapi. Misalnya, sekolah yang sudah mendapatkan program PKWU, seperti SMA Muhammadiyah Kota Tasikmalaya, SMAN 10 Tasikmalaya dan lainnya bisa membekali siswanya memiliki wawasan, pengetahuan, keterampilan dalam menghadapi perkembangan zaman.

“Ketika siswa lulusan SMA/SLB bisa mewujudkan gagasan inovatif dan kreatif, memiliki jiwa berwirausaha secara mandiri. Intinya mampu bersaing di era global,” ujarnya.

Fasilitator Pendidikan Vokasi Dr Cucu Sutianah MPd mengarahkan agar satuan pendidikan bertanggungjawab program pendidikan dan pelatihan.

Karena itu digariskan dalam UUD 1945 pembukaan mencerdaskan kehidupan bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia. “Karena intinya pendidikan adalah memanusiakan manusia,” kata dia menjelaskan.

Maka pelaksanaan life skill kewirausahaan di SMA/SMK/SLB dapat dilaksanakan melalui pendekatan yaitu reorientasi pembelajaran, pengembangan budaya sekolah, pengembangan manajemen sekolah dan hubungan sinergis dengan masyarakat.

“Reorientasi pembelajaran pada prinsipnya bagaimana mensiasati kurikulum yang berlaku agar kewirausahaan dapat ditumbuhkan secara terprogram,” kata dia.

Lalu ada pengembangan budaya sekolah pada pembelajaran kewirausahaan yang perlu dikaitkan dengan sikap dan perilaku.

Seperti: disiplin diri, tanggung jawab, kerja keras, semangat untuk belajar dan menemukan cara kerja yang lebih baik, peduli lingkungan dan lain sebagainya.

“Saat ini pentingnya sekolah membudayakan siswa memperoleh pendidikan era society 5.0 yang berbasis karakter dan untuk skillnya siswa bisa memperdalam dengan magang sehingga mendapat pengetahuan yang spesifik,” ujarnya. (riz)

Be the first to comment on "Kolaborasi Tanamkan Siswa Berjiwa Wirausaha"

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: