Klaster Pesantren Kurang Pekanya Pemkot

Opik Taupikul Hak Bendahara GP Ansor Kota Tasikmalaya

TASIK – Pemerintah Kota Tasikmalaya dinilai kurang cekatan dalam mengatasi penyebaran Covid-19. Hal ini seiring dengan dominannya pasien terkonfirmasi positif Covid-19 dari kluster pondok pesantren.

“Ini lantaran perhatian Pemkot selama masa pandemi Covid-19, kurang begitu nyata terhadap antisipasi penyebaran di lingkungan warga pesantren,” ujar Bendahara GP Ansor Kota Tasikmalaya Opik Taupikul Hak kepada Radar, Jumat (4/12).

Dia menyebut Pemkot selama pandemi kurang serius memperhatikan pondok pesantren. Terutama penanganan preventif melalui berbagai upaya baik pemberian bantuan maupun penyuluhan. Baca selengkapnya/berlangganan , disini

Be the first to comment on "Klaster Pesantren Kurang Pekanya Pemkot"

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: