UKM Seni Musik Universitas Siliwangi

Kreatif Bermusik, Mahir Berorganisasi

KEGIATAN. UKM Seni Musik Unsil merayakan anniversary ke-22 secara virtual karena saat ini masih pandemi Covid-19.

Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM )Seni Musik Universitas Siliwangi (Unsil) melatih mahasiswa kreativitas bermusik, membangun solidaritas dan menanamkan jiwa yang berkarakter.

“Unit kegiatan ini menampung minat dan bakat mahasiswa. Semuanya juga bisa masuk di sini karena tugas kami mengembangkan potensi mereka baik sudah mempunyai dasar musik atau yang belum,” kata Ketua UKM Seni Musik Unsil Riki Gusmulyadin kepada Radar, Kamis (3/12/2020).

Di UKM Seni Musik, mahasiswa bukan hanya sekadar bermain musik namun juga mengajarkan berorganisasi, sehingga bisa mengajarkan etika.

Misalnya, awal berlatih harus berdoa, latihan rutin, ketika proses aransemen lagu dengan bermusyawarah.


“Kemampuan mereka yang harus diproses di sini sehingga bukan sekadar mahir di keorganisasian atau minat dan bakatnya.

Tetapi bagaimana memahami membangun solidaritas dan kerja sama untuk menciptakan lagu yang mempunyai ciri khas,” ujarnya menerangkan.

UKM Seni Musik mempunyai jargon semangat baru jaya ke atas. Jargon tersebut terus membuat anggota UKM Seni Musik bersemangat dan menonjolkan ekosistem ke arah kebaikan.

Caranya melakukan kepelatihan vokal, perkusi, tari tradisional, serta musik tradisional dan modern.

“Lalu mengadakan aktualisasi diri dalam bentuk karya dalam bentuk konser akbar yaitu penampilan karya-karya dan juga lagu ciptaan dari band-band dari setiap anggota UKM,” kata dia membeberkan.


Setelah aktif di UKM Seni Musik, Riki mempunyai grup keroncong Cuand. Dia juha sudah menciptakan lagu berjudul Teruntuk. Itu menceritakan percintaan.

“Setiap anggota diharuskan membuat karya sendiri agar bisa menambah wawasan dan menguji hasil kepelatihan sehingga ada tantangan untuk menciptakan hasil karya yang berseni,” ujarnya.

Selama pandemi Covid-19, kata Riki, anggota UKM Seni Musik merayakan anniversary ke-22 secara virtual. Pihaknya melaksanakan kepelatihan rutin seni musik, menggalang dana dengan live acoustic dan lainnya.

Anggota UKM Seni Musik Unsil A Fauzi Islami Pasha merasa mendapat manfaat mengikuti UKM Musik, karena bisa belajar musik, berorganisasi, dan menambah jaringan teman yang luas.


“Selain mengenal musik lebih banyak juga bisa menambahkan relasi yang semakin luas karena tidak hanya di lingkungan Unsil saja bisa sampai eksternal atau mengenal yang tergabung mahasiswa aliansi seni musik se- Tasikmalaya,” kata dia bangga.

Dengan mengenal teman berbagai kampus itu membuatnya bisa memperkaya nuansa bermusik. “Sehingga saya bisa mahir musik keroncongan dengan memegang musik ukulele, Cak,” ujarnya. (riz)

Be the first to comment on "Kreatif Bermusik, Mahir Berorganisasi"

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: