SMAN 4 Semangat Mendapatkan Prestasi

PEMBUKAAN KEGIATAN. Kepala SMAN 4 Tasikmalaya Drs Dadan Ahmad Sofyan MPd (kanan) saat mengikuti Penilaian Prestasi Kerja Kepala Sekolah di aula SMAN 4 Tasikmalaya, Rabu (2/11/2020).

SMAN 4 Tasikmalaya melakukan inovasi dalam mengoptimalkan pembelajaran di masa pandemi Covid-19.

Kuncinya bersinergi dan semangat mencari peluang prestasi akademik dan non akademik.

Kepala SMAN 4 Tasikmalaya Drs Dadan Ahmad Sofyan MPd mengatakan, memasuki fase adaptasi kebiasaan baru, pihaknya terus semangat mewujudkan program layanan pendidikan nyaman dan aman kepada siswa.

Ia pun terus konsisten memotivasi kepada civitas akademika dengan menyampaikan perkataan dari tokoh pembaharuan Amerika Serikat yaitu Martin Luther King Jr, yang menyatakan, “jika kamu tidak bisa terbang, usahlah berlari. Kalau tidak bisa berlari dengan berjalan, dan kalau tidak bisa berjalan maka merangkak.”

”Artinya dalam pembelajaran di masa Covid-19 harus ada semangat untuk berkemajuan dan perubahan,” kata Dadan kepada Radar, Rabu (2/12).

Dengan proaktifnya sekolah menghadapi pandemi Covid-19, sambung Dadan, kini siswanya mampu mempersembahkan prestasi akademik dan non akademik. Mulai tingkat provinsi hingga nasional.

“Adanya mengoptimalkan sarana dan prasarana serta terus berkomunikasi wali kelas, siswa bisa memberikan prestasi kepada sekolah.

Seperti; Novi Andini kelas XI MIPA 5 bisa mewakili Jabar ke tingkat nasional untuk olimpiade bahasa Jerman,” ujarnya.

Lalu ada siswi Azkakia kelas X IPS 4 mendapatkan juara ketiga tingkat nasional cabang olahraga pencak silat yang melaksanakan Badan Pendidikan Kristen Penabur SMAK 1 Penabur Jakarta serta Nazmi Kelas X IPS 2 mendapatkan juara emas tingkat nasional cabang olahraga Taekwondo dari Krakatau Poonse,” ujarnya menjabarkan.

SMAN 4 juga terus mengembangkan metode pembelajaran di masa pandemi Covid-19 agar tepat dan dipahami oleh peserta didik.

Karena tantangannya bukan hanya terletak pada bagaimana metode untuk transfer ilmu pengetahuan, tetapi bagaimana pembelajaran jarak jauh (PJJ) tetap fokus pada pendidikan karakter.

“Ketakutan dengan adanya pembelajaran daring dari muncul putus sekolah dan kemerosotan etika dan kualitas sehingga kita untuk berusaha menghilangkan dampak tersebut, dengan memfasilitasi yang tidak mempunyai PJJ.

Maka siswa bisa mengikuti program pembelajaran dari sekolah dengan protokol kesehatan yang ketat,” kata dia.

Wakasek Kesiswaan SMAN 4 Tasikmalaya Nandang SPd mengapresiasi atas prestasi yang diraih oleh siswa walau di masa pandemi Covid-19. Itu bisa memberikan pengalaman dan semangat untuk berkemajuan.

“Siswa tetap semangat walau kondisi sekarang (pandemi) agar terus berprestasi dan terus berkarya saat belajar dari rumah,” ujarnya mengimbau. (riz)

Be the first to comment on "SMAN 4 Semangat Mendapatkan Prestasi"

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: