Unsil Cetak Lulusan Siap di Dunia Usaha dan Kerja

Universitas Siliwangi (Unsil) Tasikmalaya melantik 720 lulusan diploma, sarjana dan magister dengan offline dan online, Selasa (24/11/2020).

Rinciannya, diploma 22 orang, sarjana 686 orang, dan magister 12 orang. Adapun capaian rata-rata IPK-nya sebesar 3,41 untuk 381 orang lulusan dan yang IPK di atas 3,41 rata-ratanya ada 285 orang dengan status pujian.

Rektor Unsil Tasikmalaya Prof Dr H Rudi Priyadi Ir MP mengatakan para lulusan Unsil (fresh graduate) berbekal ijazah dan sertifikat kompetensi berharap bisa mampu bersaing secara unggul dan profesional.

Baik untuk memperoleh pekerjaan, berwiraswasta dan melanjutkan studi ke jenjang yang lebih tinggi di dalam negeri atau luar negeri.

PEMBUKAAN. Rektor Unsil Tasikmalaya Prof Dr H Rudi Priyadi Ir MP bersama senat khidmat melaksanakan wisuda secara offline dan online, Selasa (24/11/2020).

“Kami yakin lulusan ini dapat menjadi generasi yang tangguh dan unggul, sehingga dapat bersaing baik ketika memasuki dunia kerja atau dunia usaha,” kata dia Selasa (26/11/2020).

Prof Rudi meminta kepada para wisuda agar menerjemahkan visi misi Unsil. Penerjemahaannya tidak diartikan secara sempit, namun diartikan secara luas.

Misal, ketika para alumni menjadi pekerja jadilah pekerja yang profesional, inovatif, kreatif, tekun, tidak mudah menyerah, jujur dan disiplin.

Demikian juga saat alumni memilih berwirausaha, tanamkanlah jiwa yang bersungguh-sungguh. “Sehingga dapat sama-sama sukses meraih apa yang dicita-citakan,” ujarnya.

Terbaik

PENYEMATAN PENGHARGAAN. Rektor Unsil Tasikmalaya Prof Dr H Rudi Priyadi Ir MP memasangkan selempang kepada wisudawan/wisudawati terbaik di Gedung Mandala, Selasa (24/11/2020).

Sementara lulusan terbaik dari Program Diploma Jurusan Perbankan dan Keuangan yaitu Saudari Anggi Rahmawati dengan IPK 3,53.

Kemudian, dari program sarjana Jurusan Pendidikan Ekonomi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan adalah Cindy Dwiyanti dengan IPK 4.00.

Terakhir dari Program Pascasarjana Magister Manajemen diraih oleh saudari Yulia Nurafipah dengan IPK 3,93.

“Adapun lulusan tercepat diraih oleh saudari Ryna Hadya Naziha dari Jurusan Ekonomi Syariah Fakultas Agama Islam dengan masa studi 3 tahun 7 bulan 22 hari. Berarti sebanyak 62 persen atau 446 wisudawan wisudawati lulus tepat waktu,” kata dia.

Dari hasil tersebut, Unsil terus berusaha meningkatkan kualitas para lulusannya, karena ini sebagai indikator kinerja utama perguruan tinggi.

Caranya dengan menyesuaikan kebijakan nasional bidang pendidikan tinggi yakni Merdeka Belajar Kampus Merdeka.

“Kita sudah bekerja sama dengan berbagai pihak, yang tujuannya adalah memberikan pengalaman kepada mahasiswa untuk belajar di luar kampus, dengan; Forum Human Capital Indonesia (FHCI) yang memberikan kesempatan magang di berbagai perusahaan BUMN, sehingga dengan berbekal teori, pengalaman, dan sharing dari dunia usaha/industri bisa mencetak lulusan yang siap memasuki dunia kerja,” ujarnya.

SUMPAH ALUMNI. Perwakilan wisuda offline saat membacakan sumpah alumni Unsil, Selasa (24/11/2020).

Selain itu, untuk meningkatkan kualitas SDM pendidik/dosen sebagai ujung tombak pelaksanaan Tri Dharma perguruan tinggi.

Artinya, Unsil terus merangkul dosen untuk meningkatkan kapasitasnya baik dengan studi lanjut program doktor, pelatihan-pelatihan pengembangan keilmuan dan pengabdian masyarakat baik di dunia usaha, perbankan, industri, komunitas masyarakat, bahkan di instansi pemerintahan.

“Kita pun mendorong karya-karya dosen Unsil diseminasi kepada masyarakat, sehingga dapat dirasakan manfaatnya, terlebih jika karya-karya tersebut dirasakan manfaatnya secara internasional,” kata Prof Rudi.

“Sedangkan saya meminta konsep pembelajaran jarak jauh seperti saat ini, dosen mampu berkreativitas untuk mampu mengelola kelas secara kolaboratif dan partisifatif.

Dengan begitu bisa dikatakan dosen ini mampu memberikan pengalaman belajar yang optimal kepada mahasiswanya,” ujarnya.


Perwakilan wisuda, Ayu Cikal Qodraty menyampaikan keberhasilan sampai diwisuda saat ini bukanlah perjuangan terakhir, melainkan harus bisa menempuh kehidupan baru dengan mau belajar sepanjang hayat.

Kemudian ilmu para alumni Unsil bisa mempunyai kebermanfaatan yang luas kepada masyarakat.
“Menjadi lulusan Unsil yang bangga dengan almamaternya.

Dengan begitu dapat menjaga nama baik almamater kapan pun dan di mana pun mengabdi untuk masyarakat,” kata dia bangga. (riz)

Be the first to comment on "Unsil Cetak Lulusan Siap di Dunia Usaha dan Kerja"

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: