Agnia Care Terus Fokus Pengembangan Ekonomi Umat

BERMANFAAT UNTUK UMAT. Dewan Pembina Agnia Care Pondok Pesantren Idrisiyyah Ustaz Ahmad Tazakka Bonanza SPd MM (AKA) saat menjelaskan program Agnia Care Pondok Pesantren Idrisiyyah yang fokus dalam bantuan sosial dan pengembangan ekonomi umat.

Program Agnia Care Pondok Pesantren Idrisiyyah terus berkontribusi untuk ekonomi umat. Kontribusi itu direalisasikan melalui pengembangan ekonomi umat.

Dewan Pembina Agnia Care Pondok Pesantren Idrisiyyah Ustaz Ahmad Tazakka Bonanza SPd MM (AKA) mengatakan, saat ini Agnia Care Pondok Pesantren Idrisiyyah selain fokus dalam bantuan sosial juga fokus dalam bantuan ekonomi umat.

”Selama ini Agnia Care ini lembaga yang bergerak di kegiatan sosial, seperti santunan anak yatim, jompo termasuk membantu pembangunan rumah tidak layak huni, sedangkan pengembangan ekonomi, ada di koperasi,” kata Ustaz AKA kepada Radar, Selasa (17/11).

Kini, Agnia Care juga memiliki program bantu­an untuk sektor produktif. Tentunya, program sosial pun tetap berjalan.

“Jadi Agnia Care juga bergerak mem­beri­kan bantuan modal untuk umat. Ibaratnya jangan memberikan ikannya melainkan kailnya,” ungkap tokoh muda inspiratif ini.

Ustaz AKA menjelaskan, untuk saat ini Agnia Care berasal dari infak, sedekah jemaah dan CSR bisnis Idrisiyyah yang kemudian diberikan kepada masyarakat dalam bentuk bantuan usaha.

“Salah satu usaha yang saat ini sudah berjalan yakni bentuk bengkel yakni beng­kel Qini Otomotif,” jelas tokoh muda yang berprestasi tingkat nasional ini.

Ustaz AKA berharap, dengan adanya pemberdayaan masyarakat melalui dana-dana sosial tersebut bisa memberdayakan ekonomi masyarakat yang tidak mampu.

“Bantuan untuk usaha bengkel itu baru Rp 50 juta, Namun kami juga saat ini terus membidik unit bisnis yang lainnya, misalnya ada warung, peter­nakan dan lainnya,” jelas Ustaz AKA.

PEMBERDAYAAN. Dewan Pembina Agnia Care Pondok Pesantren Idrisiyyah Ustaz Ahmad Tazakka Bonanza SPd MM (AKA) saat memberikan bantuan untuk program Qini Otomotif.

Untuk jenis usaha yang akan men­da­pat­kan bantuan dari Agnia Care, kata Ustaz AKA, akan disesuaikan dengan kemampuan masyarakat.

“Pokoknya sebelum diberikan bantuan kita lihat potensi pada warga itu,” kata dia ramah.
Rencananya bantuan permodalan dalam upaya meningkatkan ekonomi umat itu akan terus dilaksanakan oleh Agnia Care.

“Cakupan bantuannya untuk Kota dan Kabupaten Tasikmalaya, tergetnya di tahun 2021 mendatang 21 unit usaha bantuan dari Agnia Care itu,” jelas Ustaz AKA.

Adapun kriteria masyarakat yang mendapatkan bantuan usaha dari Agnia Care yaitu masyarakat yang memiliki potensi atau keahlian usaha namun tidak memiliki modal atau tidak mampu.

“Syarat utamanya harus memiliki keahlian dalam bidang usaha, agar ekonominya semakin meningkat. Karena untuk warga yang tidak mampu seperti bedah rumah dan lainnya sudah ada dan terus berjalan,” beber Ustaz AKA.

Ustaz AKA berharap bantuan dari Agnia Care bisa membantu meningkatkan ekonomi masyarakat yang memang tidak mampu, melalui bantuan usaha.

“Kami sangat menyayangkan di usia produktif tidak memiliki pekerjaan karena berbagai alasan, seperti hilangnya pekerjaan. Apalagi di masa pandemi saat ini,” kata dia.

Untuk mendapatkan bantuan itu, masyarakat bisa mengajukan bantuan. Kemudian, nanti dilakukan survei.
“Nanti survei dulu, karena bantuan ini disesuaikan dengan jenis usaha yang perlu dibantu. Teknisnya sama seperti batuan bedah rumah sebelumnya,” kata dia.

Ustaz AKA berharap dengan adanya pro­gram bantuan usaha dari Agnia Care ini bisa membatu ekonomi umat, sehingga tarap ekonominya meningkat.

“Mudah-mudahan saja dengan program ini lebih meningkatkan perekonomian dan juga keberadaan Agnia Care dirasakan oleh masyarakat yang memang membutuhkan bantuan,” ujarnya.

“Kami juga mengajak para agnia untuk sama-sama membatu masyarakat dengan menyisihkan hartanya melalui Agnia Care ini agar lebih banyak masyarakat tidak mampu terbantu,” ujar Ustaz AKA berharap. (ujg)

Be the first to comment on "Agnia Care Terus Fokus Pengembangan Ekonomi Umat"

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: