Melakukan Edukasi Protokol Kesehatan di Era New Normal

SEMARAK. Departemen Pendidikan dan Keilmuan Hima Kesmas Unsil Tasikmalaya 2020 menyelenggarakan webinar Study Learning of Public Health (SLoPH) secara virtual, Minggu (25/10/2020).

Departemen Pendidikan dan Keilmuan Hima Kesmas Unsil Tasikmalaya 2020 menyelenggarakan Webinar Study Learning of Public Health (SLoPH) secara virtual pada Minggu (25/10/2020).

Tema yang mereka usung Peran Tenaga Kesehatan Masyarakat dalam Melakukan Edukasi di Era New Normal.

Adapun pembicaranya yaitu Kepala Seksi Pengendalian Karantina KKP Kelas 1 Tanjung Priok dr Trio Toufik Edwin MKM, Ketua Umum PP IAKMI Dr Ede Surya Darmawan BSc PH MDM dan Kepala Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya dr Uus Supangat. Kegiatan webinar SLoPH itu dimoderatori Rian Arie Gustaman SKM MKes.

Ketua HIMA Kesehatan Masyarakat Cahyan Firmansyah mengatakan tujuan melakukan Webinar SLoPH ini, juga diharapkan dapat meningkatkan dinamika ilmiah, wawasan dan informasi mengenai kesehatan masyarakat. Khususnya melakukan edukasi pada era adaptasi kebiasaan baru.

PEMBICARA. Ketua Umum PP IAKMI Dr Ede Surya Darmawan BSc PH MDM dan Kepala Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya dr Uus Supangat (foto atas) saat menjadi pembicara SLopH.

“Dengan adanya webinar ini, masyarakat dapat lebih peduli terhadap pencegahan Covid-19,” katanya kepada Radar, Kamis (29/10/2020).

Maka, ajaknya, ikutilah panduan menjaga hidup sehat agar terhindar dari Covid-19. Pencegahan bisa dimulai dari diri sendiri dengan cara sederhana yaitu 3 M yaitu memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak. Itu semua berdasarkan protokol kesehatan sederhana.

“Hadapi Covid-19 yang tepat dengan disiplin menggunakan masker. Tujuannya untuk melindungi diri dan orang lain,” ujarnya.

Kemudian, rutin mencuci tangan dengan benar. Dengan kebiasaan ini bisa membantu membunuh kuman dan virus yang mungkin ada di tangan.

“Biasakan untuk mencuci tangan secara teratur serta menyeluruh dengan menggunakan air bersih dan sabun atau cairan berbasis alkohol. Itu bisa menjadi salah satu cara terbaik untuk melindungi diri dari Covid-19,” katanya.

Lalu, selalu menjaga jarak aman. Maka pastikan Anda untuk selalu jaga jarak setidaknya 1 meter.
“Untuk menghindari penularan virus, disarankan untuk tidak banyak menghabiskan waktu di luar rumah jika tidak penting,” ujarnya.


Bagi yang batuk atau bersin, pastikan untuk mengetahui etikanya tidak di tempat umum. Saat sedang batuk dan harus menggunakan masker. Selalu cuci tangan dengan air bersih dan sabun setiap habis batuk.

“Terutama orang yang tengah batuk atau bersin bisa menggunakan masker serta selalu cuci tangan atau cairan hand sanitizer untuk membersihkan tangan,” kata dia.

Yang perlu diperhatikan bersama potensi penularan Virus-19 di mana saja. Maka disarankan patuhilah selalu protokol kesehatan dan jangan menyentuh mata, hidung, dan mulut terlalu sering.

Ia pun menyebutkan, kegiatan ini dihadiri oleh 528 peserta yang merupakan Mahasiswa S1 Kesehatan Masyarat, Sarjana Kesehatan Masyarakat, Magister Kesehatan Masyarakat, dan masyarakat umum.

Perwakilan pemateri Webinar SLoPH, Kepala Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya dr Uus Supangat meminta tenaga kesehatan masyarakat (Kesmas) harus terus melakukan peran pencegahan penyebaran Covid-19 di masa era adaptasi kebiasaan baru ini. Agar kejadian yang ter-suspect Covid-19 bisa dikendalikan.

“Maka tenaga kesehatan masyarakat perlu memberikan terus sosialisasi kepada masyarakat. Tujuannya agar mau ada perubahan cara berpikir, perilaku, dan beraktivitas dengan melakukan gerakan hidup bersih dan sehat,” ujarnya.

IMBAUAN NEW NORMAL. Unsil Tasikmalaya memasang imbauan New Normal yang isinya harus patuh protokol kesehatan dengan pola 3 M, Kamis (29/10/2020).

Kata dr Uus, dengan masyarakat sanggup beradaptasi kebiasaan menggunakan protokol kesehatan. Maka akan tangguh dalam ancaman Covid-19. “Sehingga mampu meningkatkan derajat kesehatan masyarakat,” katanya.

Karena peran Kesmas yang sangat strategis dalam mengantarkan masyarakat memasuki adaptasi kebiasaan baru. Kemudian, dapat mempengaruhi masyarakat dalam pencegahan penyebaran Covid-19.

“Tenaga Kesmas mempunyai kemampuan pencegahan dengan edukasi atau mempromosikan protokol kesehatan,” ujarnya. (riz)

Be the first to comment on "Melakukan Edukasi Protokol Kesehatan di Era New Normal"

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: