Pengundian Nomor Urut Tertunda Satu Jam

Petahana Telat, Penantang Menunggu

AMBIL NOMOR URUT. Empat pasangan calon Azies-Haris, Ade-Cecep, Cep Zamzam-Padil Karsoma dan Iwan-Iip mengikuti pengundian dan penetapan nomor urut calon Pilkada Tasikmalaya di Ballroom Hotel Santika, Kamis (24/9).

TASIK – Empat pasangan calon bupati dan wakil bupati Tasikmalaya di Pilkada 9 Desember 2020, kini telah resmi memiliki nomor urut masing-masing.

Setelah melalui rapat pleno sidang terbuka pengundian nomor urut di Ballroom Hotel Santika Tasikmalaya, Kamis (24/9).

Dalam penentuan nomor urut tersebut, nomor satu (1) menjadi milik pasangan calon Azies Rismaya Mahpud-Haris Sanjaya, nomor dua (2) Ade Sugianto-Cecep Nurul Yakin, nomor tiga (3) Cep Zamzam-Padil Karsoma dan nomor empat (4) milik Iwan Saputra-Iip Miptahul Paoz.

Acara yang disiarkan langsung oleh Radar Tasikmalaya TV tersebut berlangsung khidmat. Yang diikuti oleh semua peserta calon dan satu orang liaison officer (LO). Nomor urut ini akan menjadi ciri dan pembeda bagi pasangan calon.

Selain pengundian nomor urut, dalam kegiatan tersebut dilaksanakan deklarasi damai dan penandatanganan pakta integritas penerapan protokol kesehatan pencegahan dan pengendalian Covid-19 antara KPU, Bawaslu, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan pasangan calon.

Dengan penerapan protokol kesehatan yang dilaksanakan ketat oleh petugas Polres Tasikmalaya Kota dan Polres Tasikmalaya.

Bahkan wartawan tidak diperbolehkan masuk ke dalam area pengundian nomor urut, untuk meliput langsung acara rapat pleno penetapan nomor urut calon di Pilkada Tasik tersebut. Karena sesuai protokol kesehatan peserta yang hadir di dalam ruangan harus dibatasi.

Pasangan calon pertama yang datang ke lokasi yakni paslon Iwan Saputra-Iip Miptahul Paoz (WANI). Mereka datang sekitar pukul 12.45, kemudian disusul Cep Zamzam-Padil Karsoma (CEKAS) sekitar pukul 12.50.

Kemudian Azies Rismaya Mahpud-Haris Sanjaya (Azies-Haris) sekitar pukul 12.55 dan pasangan terakhir yang datang petahana Ade Sugianto-Cecep Nurul Yakin yang datang sekitar pukul 14.00, terlambat satu jam dari waktu acara yang ditentukan oleh KPU sekitar pukul 13.00. Sehingga acara pengundian dan pengumuman nomor urut sempat ditunda satu jam.

Dalam pengundian nomor antrean paslon Azies-Haris mendapatkan antrean pertama, Hade-Yakin antrean kedua, Iwan-Iip ketiga dan Cep Zamzam-Padil Karsoma keempat.

Ketua KPU Kabupaten Tasikmalaya Zamzam Zamaludin SP mengatakan hasil penetapan nomor urut pasangan calon Azies-Haris nomor urut satu, Ade-Cecep nomor urut dua, Cep Zamzam-Padil Karsoma nomor urut tiga dan Iwan-Iip nomor urut empat.

“Setelah penetapan nomor urut ini, tahapan yang akan dilaksanakan selanjutnya adalah masa kampanye pasangan calon yang dimulai 26 September hingga 5 Desember 2020 nanti,” terang Zamzam kepada wartawan.

Dalam acara pleno ini, tambah Zamzam, selain penetapan nomor urut pasangan calon, juga dilaksanakan deklarasi Pilkada damai dan penandatanganan pakta integritas penerapan protokol kesehatan pencegahan dan pengendalian Covid-19.

“Hal ini sebagai upaya dan ikhtiar serta komitmen kita semua baik penyelenggara pemilu, pasangan calon, tim sukses, masyarakat dan semua stakeholder terkait lainnya untuk menciptakan Pilkada damai, berintegritas, aman dan sehat, mematuhi protokol kesehatan,” ungkap dia.

Rapat pleno penetapan nomor urut ini, ungkap dia, memang dilaksanakan secara terbuka dengan penerapan protokol kesehatan.

Dalam PKPU terbaru, yang bisa hadir dalam pengundian nomor urut itu terbatas. Yakni pasangan calon dan satu orang LO atau pendamping calon tersebut.

Kemudian, lanjut dia, dari Bawaslu dua orang dan anggota KPU sebanyak lima orang. Jadi jumlahnya sangat terbatas sekali. Karena PKPU ini, dalam rapat pleno dan aturan tidak semua pihak bisa masuk ke dalam ruangan termasuk media.

Komisioner KPU Kabupaten Tasikmalaya Divisi Teknis dan Penyelenggaraan Jajang Jamaludin SAg menambahkan rapat pleno penetapan nomor urut sempat ditunda satu jam, karena salah satu pasangan calon yakni Ade-Cecep datang terlambat pukul 14.00.

“Iya akhirnya ditunda selama satu jam, calon lain menunggu, karena harus lengkap empat pasangan calon hadir.

Kebetulan pasangan Ade-Cecep hadir terlambat pukul 14.00 terlambat satu jam dari waktu yang ditentukan 13.00, kita sudah wanti-wanti sebetulnya kepada calon untuk tepat waktu,” ujar dia.

Menurut informasi, tambah dia, Ade Sugianto yang juga Bupati Tasikmalaya terlebih dahulu mengikuti rapat paripurna di DPRD Kabupaten Tasikmalaya yang tidak bisa diwakilkan sebelumnya. (dik)
[/membersonly]

Be the first to comment on "Petahana Telat, Penantang Menunggu"

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: