Paris Semakin Ramah untuk Pesepeda

Ibu kota Prancis, Paris itu baru saja mempermanenkan jalur sepeda sepanjang 50 kilometer. Jalur ini sebenarnya dibuat dadakan karena lonjakan jumlah pesepeda sejak pandemi Covid-19 terjadi, sekitar enam bulan yang lalu.

Kala itu, dilansir dari mainsepeda.com, mempertimbangkan tingginya jumlah orang yang bersepeda selama pandemi, Pemerintah Kota Paris memutuskan mengubah jalur lalu lintas sepanjang 50 kilometer yang digunakan untuk mobil, menjadi jalur sepeda.

“Jalur ini akan dijadikan permanen, kami sedang mengerjakannya,” ujar Wali Kota Paris Anne Hidalgo kepada radio Europe 1 seperti yang dilansir France24.

Hidalgo mengatakan, lonjakan jumlah warga Paris yang bersepeda menunjukkan bahwa sepeda telah menjadi pilihan perjalanan yang kredibel. “Dan hal itu juga membantu mengurangi polusi,” timpalnya.

Langkah Hidalgo yang paling radikal selama pandemi adalah mengubah Rue de Rivoli, jalan raya utama yang membentang antara Bastille dan melewati Louvre ke Place de la Concorde yang luas, menjadi jalan raya sepeda multi-jalur.

Hidalgo memastikan aturan ini akan dipertahankan di luar pandemi. Hanya taksi, bus, dan beberapa kategori kendaraan lain yang diizinkan untuk mengakses jalan itu.

Sejak 2015, Paris telah menginvestasikan 150 juta Euro sebagai bagian dari tujuan untuk menjadi “ibu kota bersepeda dunia”.

Rencana lima tahun itu termasuk menggandakan jalur sepeda Paris menjadi 1.400 kilometer serta menciptakan 10.000 tempat parkir sepeda. (mainsepeda)

Be the first to comment on "Paris Semakin Ramah untuk Pesepeda"

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: