Tadinya Akan Diperbaiki UPTD Dadaha, Namun Dananya Dipakai Penanganan Covid-19

Kursi di Dadaha Akan Diperbaiki

KURSI RUSAK. Warga melintas di depan kursi yang rusak di Kompleks Dadaha Kota Tasikmalaya Senin (24/8/2020).

TASIK – Sebagian kursi di Kompleks Dadaha Kota Tasikmalaya rusak sebelum UPTD Dadaha berdiri.

Kewenangan pemeliharaannya ada di Bidang Pertamanan Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Perwaskim) Kota Tasikmalaya.

Demikian dikatakan Kepala UPTD Pengelola Kompleks Dadaha Gumilang Herdis Kiswa. Menurutnya, tak hanya kursi-kursi yang rusak. Palang pintu juga sama. Rusak.

“Ya kursi itu memang sudah rusak sejak sebelum ada UPTD, bahkan sebagian palang tempat duduk yang rusak itu diamankan,” kata Kepala UPTD Pengelola Kompleks Dadaha Gumilang Herdis Kiswa kepada radartasik.id Selasa (25/8/2020).

Kursi-kursi tersebut untuk saat ini kewenangan perbaikannya ada di Bidang Pertamanan dan Pemakaman Dinas Perwaskim.

“Kita tidak bisa berbuat banyak, meski wilayahnya ada di UPTD Dadaha tetapi kewenangan dan pemeliharaannya ada di Dinas Perwaskim Bidang Taman,” ungkap Gumilang.

Gumilang menjelaskan, rencananya kursi yang rusak tersebut akan diperbaiki oleh UPTD. Namun anggarannya tidak ada setelah dipindahkan untuk penanganan Covid-19.

“Meski begitu (kursi) itu harus diperbaiki karena kursi yang rusak itu tidak bisa digunakan sama sekali,” kata dia.

Kondisi Kompeks Dadaha, kata Gumilang, saat ini lebih aman dibandingkan sebelumnya sebelum adanya UPTD. Saat ini ada penjaga kompleks Dadaha selama 24 jam.

“Sebelumnya memang beberapa palang tempat duduk itu hilang, namun beberapa palang itu sudah diamankan oleh petugas,” jelas dia.

Mengenai kerusakan fasilitas-fasilitas publik di Dadaha, UPTD Dadaha, kata dia, akan berkoordinasi dengan Bidang Pertamanan dan Pemakaman.

Mereka lebih berwenang memperbaiki dan memelihara kursi-kursi tersebut. “Itu akan kita koordinasikan mudah-mudahan secepatnya diperbaiki,” kata dia.

Saat dikonfirmasi soal kursi-kursi yang rusak di Kompleks Dadaha, Kepala Bidang Pertamanan dan Pemakaman Dinas Perwaskim Kota Tasikmalaya Heru Susanto, hapenya tidak aktif.

Sebelumnya, enam kursi panjang di Kompleks Dadaha Kota Tasikmalaya rusak. Pantauan radartasik.id, keenam kursi itu rusak pada bagian tempat duduknya.

Sebagian besinya hilang. Rata-rata, per satu kursi, besinya hilang dua. Itu di bagian alas kursi. Agar bisa dipakai duduk, salah satu kursi ditambah kayu oleh masyarakat.

Petugas parkir di Dadaha Asep Suhendi (34) mengatakan, rusaknya bagian tempat duduk kursi taman itu sudah sejak lama, bahkan kerusakannya secara berkala.

“Memang rusaknya satu per satu, karena ada yang mencuri. Karena itu terbuat dari besi,” katanya kepada radartasik.id, Senin (24/8/2020).

Menurut dia, hilangnya bagian palang kursi itu kemungkinan pada malam hari. Dengan cara dicongkel. “Dari lima (besi) palang tempat duduk itu rata-rata tersisa dua. Yang dua ini kayanya susah karena di las,” kata dia.

Tambah dia, dengan rusaknya kursi itu masyarkat yang sekadar istirahat kini tidak menggunakan kursi tersebut sebagai tempat duduk.

“Kebanyakan masyarakat duduk di atas tembok taman, tidak duduk di kursi untuk saat ini,” kata dia.

Asep berharap kursi tersebut diperbaiki kembali sehingga bisa digunakan lagi oleh masyarakat yang memang untuk sekadar istirahat. “Termasuk saya juga selalu menggunakannya,” kata dia. (ujg)

Be the first to comment on "Kursi di Dadaha Akan Diperbaiki"

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: