Kembali dari Zona “Perang”

Hilmi Pramudya

BAHAGIA bisa kembali menginjakkan kaki di Kota Tasikmalaya. Apalagi dalam kondisi sehat. Saya baru pulang dari Surabaya. Zona merah-hitam corona. Saya merasa baru kembali dari zona perang. Bedanya, saya tidak disambut layaknya prajurit yang pulang dari zona perang sungguhan. Turun di stasiun saya naik becak. Sendirian.

Laporan:

Hilmi Pramudya, Tasik

Saya kira ungkapan bahagia itu tidak berlebihan. Saya berhasil menjaga diri. Menerapkan protokol kesehatan salama beraktivitas di Surabaya.

Sebulan. Itu bukan waktu yang sebentar. Di Surabaya, kemungkinan terpapar corona itu besar. Kan zona merah. Pun hingga saya menulis ini. Surabaya masih berstatus zona merah-hitam corona. Baca selengkapnya , disini

Be the first to comment on "Kembali dari Zona “Perang”"

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: