Kebersihan Warga Diuji Lewat Adipura Lokal

TINJAU. Tim penilaian Adipura Lokal meninjau pemanfaatan limbah sampah organik menjadi pakan ikan, di Kelurahan Tugujaya, Kamis (23/7).

CIHIDEUNG – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tasikmalaya menggulirkan program Adipura Lokal. Tujuannya, sebagai upaya merangsang kesadaran masyarakat dalam menciptakan lingkungan bersih dan sehat.

Kepala Bidang Kebersihan DLH Kota Tasikmalaya, Iwan Setiawan menjelaskan setiap kecamatan mewakilkan satu kelurahannya dalam penilaian lomba kebersihan tersebut.

“Pada proses penilaian, teknisnya sama seperti Adipura pada umumnya yang dilakukan Kementerian Lingkungan Hidup,” ujarnya kepada Radar, Kamis (23/7).

Dalam aspek yang menjadi penilaiannya, kata Iwan, seperti kebersihan jalan lingkungan, drainase serta yang paling utama adalah pengelolaan sampah di wilayah masing-masing.

“Kami pertama kalinya mencanangkan program ini untuk memicu agar masyarakat bisa mendukung ke arah peraihan Adipura tingkat kota.

Seperti diketahui, Kota tasikmalaya dari 27 daerah se-Jabar, masuk 12 besar di tahun 2019,” kata dia disela penilaian di Kelurahan Tugujaya, Kamis (23/7).

Menurutnya, lewat upaya Adipura Lokal ini diharapkan bisa memotivasi masyarakat akan pengelolaan sampah mandiri. Sebab, urusan sampah bukan semata tanggungjawab pemerintah melainkan semua pihak.

“Jadi bagaimana mengelola sampah dengan baik, sebab selain mewujudkan lingkungan yang bersih pengelolaan sampah juga bisa menghasilkan nilai ekonomi,” kata Iwan.

“Seperti di Kelurahan Tugujaya ini, sudah menghasilkan. Setiap rumah ada yang saldonya Rp 50-500 ribu. Nah diharapkan kelurahan lain juga bisa mengelola bank sampah agar membantu mengurangi volume sampah yang diangkut ke TPA,” sambung Mantan Lurah Nagarawangi itu.

Dia menceritakan pengurangan sampah secara global, ditarget bisa menurun sebanyak 35 persen di Tahun 2025. Sementara penanganan sampah di tahun yang sama ditarget mencapai 75 persen.

“Maka kami mengejar itu supaya tercapai. Melalui Adipura Lokal ini, kami memotivasi warga supaya tergerak menciptakan lingkungan bersih,” harap dia.

Pada kesempatan itu, penilaian yang dilaksanakan hari pertama mencakup 3 titik. Mulai dari Kelurahan Sukamanah Kecamatan Cipedes, Kelurahan Kahuripan Kecamatan Tawang dan Kelurahan Tugu Jaya Kecamatan Cihideung.

“Dari ketiga titik ini ada sejumlah temuan terutama tempat sampah, secara umum masyarakat belum memiliki tempat untuk memilah atau tempat terpilah.

Namun, secara umum lingkungannya cukup bersih hanya sarana sampah masih kekurangan saja,” katanya memaparkan.

Lurah Tugujaya, Dudu mengatakan wilayahnya ditugasi Kecamatan Cihideung menjadi lokasi yang akan dinilai pada ajang kebersihan lingkungan tersebut. Ia mengaku tidak ada persiapan khusus dalam menyambut tim penilai ke wilayahnya.

“Karena bukan saat penilaian saja, kami siap sekali menciptakan lingkungan bersih. Itu harus dijaga bersama memotivasi masyarakat untuk menjaga lingkungan dan kebersihan,” ucapnya.
Dia menambahkan prestasi dari penilaian merupakan bonus.

Tetapi, kebiasaan masyarakat jauh lebih penting dalam kehidupan sehari-hari untuk menciptakan lingkungan yang sehat. “Yang jauh lebih penting itu, mengubah prilaku masyarakat.

Di wilayah kami kebersihan alhamdulillah sudah ada peningkatan dari aspek kesadaran, bahkan sudah terbangun bank sampah,” tuturnya. (igi)

Be the first to comment on "Kebersihan Warga Diuji Lewat Adipura Lokal"

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: