Demokrat Belum Memiliki Pilihan

SILATURAHMI. KH Asep Maoshul Affandy bersama Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Tasikmalaya Ferry Wilyan kemarin.

KH Asep Maoshul pun kemarin (23/7) menerima kunjungan silaturahmi dari Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Tasikmalaya Ferry Wilyam ST bersama jajaran pengurus lainnya.

“Boleh dibilang pertemuan ini, sebagai pembicaraan awal mengenal lebih jauh seperti apa pandangan dan bagaimana. Kita belum ada kesepakatan atau komitmen dengan Demokrat. Baru penjajakan saja,” ujar KH Asep kepada wartawan.

Namun, KH Asep merasa bersyukur niatannya maju di Pilkada Tasikmalaya diterima baik DPC Demokrat Kabupaten Tasikmalaya. “Bahkan saya mau difasilitasi langsung oleh Ketua DPC (Ferry Willyam, Red) untuk menyampaikan pencalonannya di Pilkada Tasik ke DPD dan DPP Demokrat,” kata dia.

Bahkan, KH Asep, saat ini sedang menunggu lampu hijau dari Demokrat kapan waktunya harus bertemu dengan pengurus di DPD dan DPP Demokrat. “Ya artinya kita jalani hierarki dan mekanisme yang di pengurus partai di daerah. Tidak ujug-ujug di atas, tidak enak juga kita,” ungkap dia.

Seperti contoh, ikhtiar yang dilakukan KH Asep ke PAN, melalui jalur silaturahmi dan pendekatan ke DPD PAN di Kabupaten Tasikmalaya. Kemudian DPW lalu DPP PAN. “Walaupun saya akui sudah kenal lama dengan pengurus di partai tersebut baik di daerah maupun pusat. Akan tetapi tetap mekanismenya kita hargai,” jelasnya.

Termasuk, tambah dia, dengan Demokrat dan PKB, dirinya intens menjalin komunikasi dengan para pengurus partai. Bahkan diakuinya lampu hijau dari Ketua Umum DPP PKB Muhaimin Iskandar sedang ditunggu.

“Katanya Ketum PKB sedang roadshow, karena akan persiapan ulang tahun PKB. Artinya dalam pencalonan ini, tetap harus didukung bersama-sama koalisi. Kita harus berjamaah untuk maju di Pilkada Tasik ini,” tambah dia.

Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Tasikmalaya, Ferry Wilyam ST mengungkapkan pertemuan dengan KH Asep Maoshul merupakan silaturahmi.

“Kita konteksnya datang kesini dalam rangka bersilaturahmi, murid kepada guru. Bahwasanya KH Asep mempunyai niat dan itikad ingin mencalonkan di Pilkada 2020 ini,” ungkap Ferry.

Artinya, kata Ferry, bisa diambil atau menilai mana figur atau calon yang memang akan menjadi representasi bagi Demokrat di Pilkada Tasik. “Walaupun di satu sisi kita sudah melakukan mekanisme penjaringan dan pendaftaran bakal calon di Partai Demokrat,” ujar dia.

Ferry menegaskan sampai saat ini, De­­mokrat sendiri belum menentukan sikap dalam menentukan pasangan ca­lon yang akan diusung di Pilkada Tasik.

“Di sini saya dalam konteks bersilaturahmi menyamakan persepsi dan pandangan, bahwasanya KH Asep Maoshul ingin maju sebagai calon Bupati Tasikmalaya,” papar dia.

Dimata Demokrat, tambah Ferry, sosok KH Asep Maoshul ini merupakan tokoh masyarakat sekaligus ulama yang bisa mengayomi. Selain dalam konteks beliau sebagai anggota DPR RI.

“Kami pun akan menjalankan mekanisme partai dengan berkoor­dinasi ke DPD dan DPP Demokrat me­minta pandangan politik ter­hadap konstalasi politik yang terus berkembang. Termasuk dari hasil per­temuan silaturahmi dengan KH Asep Maoshul ini,” terang dia. (dik)

Be the first to comment on "Demokrat Belum Memiliki Pilihan"

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: