Dinilai Tidak Sensitif Terhadap Korban Kekerasan Seksual

Wakil Rakyat Gagal Paham

SOLIDARITAS. Aksi solidaritas Amnesty International Indonesia untuk perempuan-perempuan yang menjadi korban kekerasan seksual. FOTO: Amnesty Internasional

JAKARTA – Keputusan DPR dan pemerintah mencabut Rancangan Undang-Undang (RUU) Penghapusan Kekerasan Seksual (PKS) dari Program Legislasi Nasional (Prolegnas) 2020 disesalkan banyak kalangan. Wakil rakyat dinilai gagal memahami prioritas nasional dan tidak sensitif terhadap perlindungan korban.

“Dikeluarkannya RUU PKS dari Prolegnas menunjukkan betapa wakil rakyat tidak sensitif terhadap isu perlindungan korban. Mereka telah gagal memahami kebutuhan rakyat. Terutama kaum perempuan,” ujar Direktur Eksekutif Amnesty International Indonesia, Usman Hamid di Jakarta, Sabtu (4/72020).

Baca selengkapnya/berlangganan , disini

 

Be the first to comment on "Wakil Rakyat Gagal Paham"

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: