Optimis Ada Partai Lain Bergabung

PKS: Iwan Harapan Rakyat

DUKUNGAN. Bakal Calon Bupati Tasikmalaya Dr H Iwan Saputra SE MSi (dua dari kanan) mendapatkan dukungan dari PKS Kabupaten Tasikmalaya untuk maju di Pilkada 2020. Penandatanganan dukungan dilakukan di Pondok Pesantren Miftahul Khoer, Rabu (1/7).

TASIK – Satu demi satu partai politik mulai mendeklarasikan dukungan dan siap mengusung Dr H Iwan Saputra SE MSi sebagai bakal calon bupati di Pilkada Kabupaten Tasikmalaya.
Rabu (1/7) siang, DPD PKS Kabupaten Tasikmalaya melakukan penandatanganan kerja sama dengan Iwan Saputra untuk Pilkada 2020. Salah satu poin dalam kerja sama tersebut, PKS siap mengusung Iwan sebagai calon bupati pada pesta demokrasi lima tahunan.

Sebelumnya, dukungan kepada Iwan pun muncul dari Ketua Dewan Syuro DPW PKB Jawa Barat KH Acep Adang Ruhiat belum lama ini. Bahkan, dukungan dari partai pemenang kedua di Kabupaten Tasikmalaya ini pun langsung dengan pasangannya, yakni Iip Miftahul Faoz.

Dengan demikian, saat ini Iwan-Iip sudah bisa dipastikan mempunyai perahu untuk bisa mendaftarkan diri ke KPU pada Pilkada 2020. Karena jumlah kursi PKB-PKS ditotal mencapai 11 kursi dan memenuhi syarat dukungan calon.
Tim Pemenangan DPW PKS Jawa Barat Ustaz Heri Ahmadi mengatakan, penandatanganan kerja sama ini sebagai bentuk keseriusan PKS mengusung Iwan Saputra di pilkada serentak tahun ini. Karena figur Iwan diyakini bisa mengembalikan karakter Kabupaten Tasikmalaya yang religius islami.

Kata dia, berlabuhnya dukungan PKS kepada Iwan Saputra juga karena beberapa faktor pendukung. Di antaranya Iwan merupakan harapan dari sebagian besar masyarakat dan kalangan ulama di Kabupaten Tasikmalaya yang menginginkannya menjadi bupati. “Kita melihat aspirasi dari masyarakat dan Iwan merupakan harapan, akhirnya PKS mengusung Iwan untuk maju,” ujarnya kepada Radar, kemarin.

Kemudian, lanjut dia, Iwan pun dipandang sebagai figur yang religius. Apalagi niatnya maju pada pilkada tahun ini berkat munculnya dorongan dari para ulama, kiai, sesepuh dan pondok pesantren. Dengan harapan Iwan mampu memperkuat karakter religius di Kabupaten Tasikmalaya.

Kata Heri, kursi PKS di DPRD Kabupaten Tasikmalaya belum mencukupi untuk membawa Iwan mendaftar ke KPU. Maka dari itu, dibutuhkan koalisi dengan partai lain. “Kami percaya Iwan bisa menjalin komunikasi yang baik untuk pembentukan koalisi. Termasuk urusan pendampingnya dipersilahkan kepada Pak Iwan mencari yang terbaik,” terangnya.

Setelah ini, tambah Heri, PKS akan menggerakkan kader-kadernya untuk memenangkan Iwan Saputra pada Pilkada 2020. Bukan hanya di Kabupaten Tasikmalaya saja, tapi juga kader PKS di daerah lainnya akan ikut bergerak membantu dalam pemenangan. “Karena instruksi DPW, DPC yang di daerahnya tidak ada pilkada harus membantu untuk pemenangan,” ujarnya.

Bakal Calon Bupati Tasikmalaya Dr H Iwan Saputra SE MSi mengapresiasi kepada PKS yang sudah memberikan dukungannya dan siap mengusung pada pilkada serentak ini. Karena memang bersama PKS ada cita-cita yang sama untuk membawa Kabupaten Tasikmalaya lebih baik. “Cita-cita itu ingin kita raih melalui kontestasi Pilkada 2020,” katanya.

Kata dia, membawa Kabupaten Tasikmalaya lebih baik merupakan amanat dari para sepuh, kiai pimpinan ponpes dan tokoh masyarakat. “Saya juga menerima itu (amanat) dan itu menjadi alasan kenapa saya ikut di pilkada. Saya sebagai komitmen perjuangan dari birokrat sudah berhenti per tanggal 1 Juni 2020 dari masa kerja masih tujuh tahun. Itu dilakukan demi menjaga apa yang diamanatkan para sepuh dan kiai serta ulama,” ujarnya, menjelaskan.
“Saya minta doanya, mudah-mudahan selalu ada dalam niat yang lurus untuk menjaga harapan dan apa yang diamanatkan para sepuh, kiai dan pimpinan ponpes. Kalau bukan dari beliau-beliau, saya mending di PNS saja,” katanya, menambahkan.

Menurutnya, Kabupaten Tasikmalaya masih banyak persoalan dalam berbagai hal. Tentunya dengan kebersamaan hari ini dengan PKS merupakan awal yang baik untuk dapat memperbaiki apa yang masih dirasakan kurang. Seperti kualitas penyelenggaraan pemerintahan, pendidikan, kesehatan dan ekonomi masyarakat.
“Saya yakin dengan berangkat dari restu dan dukungan doa dari para kiai, mampu memperbaiki situasi ini. Insyaallah akan tercapai mengembalikan kabupaten kepada religius. Di bawah arahan dan bimbingan serta restu kiai kabupaten akan berkah,” ucapnya.

Lanjut Iwan, Kabupaten Tasikmalaya dikenal memiliki ribuan pondok pesantren yang tersebar hampir di setiap kecamatan. “Kita kembalikan Kabupaten Tasikmalaya sebagai pusat dakwah di Jawa Barat dengan bekal pondok pesantren. Kemudian kita kembalikan sebagai pusat pendidikan Islam di Jawa Barat,” paparnya.

“Saya yakin dengan dukungan semua elemen, hari ini PKS sudah menyatakan mengusung, insyaallah secepatnya ada yang bergabung seperti PKB dan partai lainnya. Mudah-mudahan apa yang terjadi hari ini menjadi awal yang baik untuk memperbaiki Kabupaten Tasikmalaya ke arah lebih baik,” ujarnya, menambahkan.

Sebelumnya, kata Iwan, PKB pun sudah mendeklarasikan diri mendukungnya bersama Iip pada Pilkada 2020. “Kalau di PKB sudah menentukan sikap mendukung Iwan-Iip seperti yang disampaikan KH Acep Adang dan sekarang tinggal menunggu prosesnya,” katanya.

Selain itu, Iwan pun masih tetap membangun komunikasi dengan partai-partai lain yang belum menentukan sikap final mengusung pasangan calon. Mulai dari Partai Golkar, Partai Demokrat dan PAN pun terus dilakukan komunikasi untuk bisa bergabung di koalisi poros tengah ini.(rga/yfi)

Be the first to comment on "PKS: Iwan Harapan Rakyat"

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: